
Ar-Ridho – Kamis (15/05) halaman dan lapangan Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul berubah menjadi arena penuh semangat, sorak sorai, dan aksi luar biasa. Selama empat hari berturut-turut, santri kelas 6 KMI bertarung dalam ajang “Six Cup Convenience Generation 2025” pada hari Senin–Kamis, 12–15 Mei 2025, sebuah kompetisi bergengsi yang menjadi wadah penyaluran bakat, strategi, dan sportivitas menjelang masa akhir mereka di pondok.

Kegiatan ini merupakan perlombaan antar kelas 6, yang terdiri dari berbagai cabang olahraga kompetitif, seperti futsal, bola voli, lari cepat, dan lari maraton. Setiap pertandingan menghadirkan tensi yang tinggi dan antusiasme luar biasa dari seluruh peserta maupun para pendukung kelas masing-masing. Tidak hanya mengandalkan fisik, perlombaan ini juga menguji strategi, kerja sama tim, dan mental bertanding yang matang.
Ajang ini dibuka dengan penuh semangat dan simbolis, menandai bahwa kompetisi bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang membangun solidaritas, sportivitas, dan rasa tanggung jawab. Sorotan utama hadir dari laga futsal dan voli yang selalu memancing riuh rendah penonton, serta perlombaan lari cepat dan maraton yang menunjukkan daya tahan dan determinasi para santri.

Meski atmosfer pertandingan berlangsung sengit, suasana kekeluargaan tetap terasa hangat. Sorak sorai, semangat yel-yel antar kelas, dan saling memberi semangat menjadi pemandangan yang mencerminkan nilai ukhuwah yang tumbuh kuat di antara santri kelas 6.

Lebih dari sekadar kompetisi, Six Cup Convenience Generation 2025 menjadi ajang pelepasan energi, penguat karakter, serta kenangan indah sebelum melewati masa-masa akhir sebagai santri KMI. Momen ini sekaligus menjadi saksi bahwa para santri tidak hanya dibina dalam aspek akademik dan spiritual, tetapi juga dalam kekuatan fisik, mental, dan kerja sama tim.
