
Ar-Ridho — Senin (23/06) Suasana penuh haru dan semangat mengiringi kedatangan tamu istimewa dari Mesir di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Syeikh ‘Alaa Muhammad Musthofa Naimah Al-Azhary As-Syafi’iy, ulama kenamaan dari Al-Azhar yang dikenal sebagai Khodimu-l-‘Ilmi Asy-Syarif, hadir untuk menyampaikan dauroh ilmiah yang sarat hikmah dan nilai-nilai keilmuan Islam klasik.
Kegiatan ini diawali pada Senin sore dengan penyambutan meriah oleh seluruh santri kelas 1 hingga kelas 6 KMI yang berbaris rapi membentuk pagar betis di sepanjang jalur kedatangan Syeikh ‘Alaa. Sambutan hangat semakin semarak dengan lantunan Hadroh yang menggema penuh adab dan rasa hormat, memperlihatkan kekompakan dan kegembiraan keluarga besar Ar-Ridho Sentul dalam menyambut ulama Azhari.

Malam harinya, usai shalat Isya’, seluruh santri dan asatidz memadati masjid untuk mengikuti kuliah umum pertama yang disampaikan oleh Syeikh ‘Alaa dengan judul “دراسة فضل الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم” (Kajian Keutamaan Shalawat kepada Nabi ﷺ). Dalam kajian tersebut, Syeikh dengan penuh kelembutan dan kedalaman ilmu menjelaskan tentang kemuliaan bershalawat dan pengaruh spiritualnya terhadap hati dan kehidupan umat Islam. Suasana menjadi hening dan penuh takzim, menunjukkan antusiasme dan kekhusyukan para hadirin dalam menyerap mutiara ilmu yang disampaikan.
Selasa dini hari (24/06), Syeikh ‘Alaa kembali menunjukkan keteladanannya dengan mengikuti rutinitas santri sejak waktu tahajjud. Beliau turut shalat malam bersama, kemudian mengimami shalat Subuh berjamaah. Setelahnya, dilanjutkan dengan zikir pagi bersama yang berlangsung khidmat hingga pukul enam pagi, menambah keberkahan suasana pagi di pesantren.
Usai zikir, Syeikh ‘Alaa diajak berkeliling area pesantren didampingi langsung oleh Pimpinan Pondok dan jajaran Tim Pimpinan. Dalam kesempatan ini, beliau memberikan apresiasi terhadap atmosfer pendidikan dan kedisiplinan yang tertata rapih di Ar-Ridho Sentul, serta menyampaikan doa agar pondok ini senantiasa melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berilmu tinggi.

Puncak kegiatan dauroh kembali digelar setelah Shalat Dzuhur. Kuliah umum kedua bertajuk “دراسة مختارات من وصايا النبي صلى الله عليه وسلم في حسن الخلق” (Kajian Pilihan dari Wasiat Nabi ﷺ tentang Akhlak Mulia) disampaikan dengan penuh inspirasi. Dalam ceramahnya, Syeikh menekankan pentingnya membangun karakter mulia sebagai pondasi keberhasilan hidup dunia dan akhirat, sebagaimana yang diwariskan Rasulullah ﷺ kepada umatnya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa yang penuh kekhusyukan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh santri dan asatidz sebagai bentuk kenangan manis atas kehadiran ulama besar tersebut.

Kegiatan ini menjadi momen istimewa yang tak hanya menyemarakkan ruh keilmuan di PPM Ar-Ridho Sentul, tetapi juga mempererat hubungan antara santri dengan ulama pewaris Nabi. Semoga cahaya ilmu dari Mesir ini menjadi penyemangat baru dalam perjuangan santri menuntut ilmu dan meneladani akhlak Rasulullah ﷺ.
