
Ar-Ridho – Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul kembali menggelar kegiatan tahunan yang sarat nilai keilmuan dan tradisi pesantren, bertajuk “Pekan Literasi Islam Klasik: Menyelami Samudra Ilmu Para Ulama.” Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, mulai Sabtu (27/09) hingga Sabtu (04/10), bertempat di Gedung Madinah 205–206.
Berbeda dari metode ngaji kitab pada pesantren salaf yang umumnya menggunakan sistem ceramah dan penjelasan langsung dari guru, pekan pembelajaran kitab kuning di Ar-Ridho Sentul menerapkan pendekatan kolaboratif dan analitis. Dalam kegiatan ini, seluruh santri diberikan satu permasalahan aktual, lalu mereka ditugaskan untuk membedahnya langsung melalui referensi kitab kuning klasik.

Santri kemudian mengkaji, menelaah, dan mendiskusikan hasil penelusuran mereka dalam kelompok kecil, sehingga tercipta suasana belajar yang aktif dan mendalam. Puncaknya, setiap kelompok memaparkan hasil analisisnya dalam bahasa Arab, disertai bimbingan langsung dari tim pembimbing Fathul Kutub.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan santri terhadap warisan keilmuan ulama terdahulu, tetapi juga untuk melatih kemampuan berpikir kritis, berbahasa Arab ilmiah, serta menggali makna kontekstual dari kitab klasik.
Dengan semangat “Menelusuri Warisan, Mengasah Pemikiran,” Pekan Literasi Islam Klasik menjadi bukti nyata bahwa Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul terus berkomitmen menggabungkan tradisi keilmuan klasik dengan metode pembelajaran modern, demi melahirkan generasi santri yang cerdas, berwawasan luas, dan beradab.

