Catatan Ujian, Cerita Perjuangan: UTS Pertama 2025–2026 di Ar-Ridho Sentul

Ar-Ridho — Suasana pagi di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul tampak berbeda pada Sabtu (18/10). Wajah-wajah penuh semangat sekaligus tegang terlihat di setiap sudut gedung Madinah dan Andalusia. Pasalnya, hari itu menjadi awal dimulainya Ujian Tengah Semester (UTS) Pertama Tahun Pelajaran 2025–2026, sebuah momen penting bagi seluruh santri dalam menilai hasil belajar mereka selama setengah semester ini.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Al-Ustadz Nurul Bahri, S.Pd.I, selaku Kepala Madrasah Aliyah Ar-Ridho Sentul. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar para santri menjadikan ujian bukan sekadar pengukur nilai, tetapi juga sebagai ajang untuk melatih kejujuran, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. “Ujian bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dihadapi dengan ikhtiar dan doa,” ujar beliau menegaskan.

Ujian yang berlangsung selama sepekan, mulai Sabtu hingga Kamis, 18–23 Oktober 2025, ini diikuti oleh seluruh santri kelas 1 hingga kelas 6 KMI. Setiap ruang ujian diawasi dengan ketat oleh 3 hingga 4 orang dewan guru agar pelaksanaan berjalan dengan tertib, disiplin, dan penuh kejujuran sesuai nilai-nilai pesantren.

Dari pagi hingga siang, suasana hening menyelimuti setiap ruang kelas. Hanya terdengar suara gesekan pena di atas kertas ujian dan detik jam dinding yang seolah turut menghitung waktu perjuangan para santri. Meski penuh tekanan, semangat juang tetap terpancar dari wajah mereka — bukti nyata tekad untuk meraih hasil terbaik dan menorehkan prestasi di tengah padatnya kegiatan kepesantrenan.

Dengan berakhirnya UTS ini, diharapkan para santri tidak hanya mendapatkan nilai akademik yang memuaskan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai mujahadah dan amanah dalam setiap langkah belajar mereka. Karena di Ar-Ridho Sentul, setiap ujian bukan sekadar lembaran soal, melainkan catatan perjuangan menuju insan berilmu dan berakhlak mulia.

Berita Terbaru

Related Articles

Perlu Bantuan?