
Ar-Ridho — Kamis (08/01), Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul menggelar kegiatan Aksi Da’i Ar-Ridho Sentul yang berlangsung dengan penuh semangat dan inspirasi. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan dakwah santri sekaligus ajang unjuk kemampuan berpidato dalam tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris) antar angkatan, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 KMI.
Acara yang dibimbing langsung oleh para asatidz ini dikemas dalam bentuk perlombaan pidato yang bertujuan untuk melatih keberanian, kefasihan berbahasa, serta kesiapan santri sebagai calon da’i masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pembukaan resmi latihan pidato semester kedua, menandai dimulainya kembali program pengembangan keterampilan berbicara santri setelah liburan semester.

Perlombaan Aksi Da’i Ar-Ridho Sentul dibagi ke dalam dua jenjang, yaitu MTs (kelas 1–3 KMI) dan MA (kelas 4–6 KMI). Pembagian ini bertujuan agar kompetisi berjalan seimbang dan sesuai dengan tingkat kemampuan serta perkembangan masing-masing santri. Setiap peserta tampil dengan penuh percaya diri, menyampaikan pesan-pesan dakwah yang sarat makna, nasihat, dan nilai-nilai keislaman.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun tetap dinamis. Antusiasme peserta terlihat jelas dari kesungguhan mereka dalam menyampaikan pidato, sementara para pembimbing memberikan arahan dan motivasi agar santri terus mengasah potensi dakwahnya. Tidak hanya sebagai ajang lomba, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktis dalam membentuk mental, karakter, dan jiwa kepemimpinan santri.

Melalui Aksi Da’i Ar-Ridho Sentul ini, diharapkan para santri semakin siap tampil sebagai duta dakwah yang mampu menyampaikan pesan Islam secara santun, komunikatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul dalam mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan siap berdakwah di tengah masyarakat.

