Menggali Warisan Ulama, Olimpiade Kutub Turots 2026 Digelar Penuh Semangat

Ar-Ridho – Rabu (04/03) Semangat menggali khazanah keilmuan Islam klasik tampak begitu kuat dalam gelaran Olimpiade Kutub Turots 2026 di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, mulai hari Sabtu hingga Rabu, 28 Februari – 04 Maret 2026, dengan diikuti oleh santri pilihan yang telah mengikuti pelatihan Jam’iyyatu Qiroatu Kutubi Turots (JMQK).

Olimpiade ini menjadi ajang bergengsi bagi para santri dalam menguji kemampuan membaca, memahami, serta mengkaji kitab-kitab turats (kitab kuning) yang menjadi warisan ulama terdahulu. Tidak hanya sekadar kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap literatur klasik Islam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap seleksi perlombaan yang berlangsung ketat dan penuh persaingan. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memahami teks-teks turats dengan ketelitian dan kedalaman analisis yang mengesankan. Dari proses seleksi tersebut, terpilih lima santri terbaik yang berhak melaju ke babak final.

Puncak acara dilaksanakan pada hari Rabu pagi, 04 Maret 2026. Suasana final berlangsung dengan penuh ketegangan sekaligus antusiasme. Kelima finalis tampil maksimal dalam menunjukkan kapasitas keilmuan mereka di hadapan dewan juri dan para peserta yang hadir.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul dalam menjaga tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan oleh para ulama. Melalui Olimpiade Kutub Turots ini, diharapkan lahir generasi santri yang mampu memahami, mengamalkan, dan melestarikan ajaran Islam yang bersumber dari kitab-kitab klasik.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, semangat belajar dan kecintaan terhadap ilmu turats di kalangan santri diharapkan semakin meningkat, serta menjadi bekal berharga dalam menapaki perjalanan keilmuan di masa depan.

Berita Terbaru

Related Articles

Perlu Bantuan?