Gali Khazanah Kitab Kuning, Santri Akhir KMI 2027 Ikuti Pekan Pembelajaran Fathul Kutub Turots

Ar-Ridho — Kamis (08/10), Menjadi santri tidak hanya dituntut mampu memahami ilmu keislaman, tetapi juga terampil menggali dan mengkaji berbagai persoalan berdasarkan sumber-sumber keilmuan Islam. Hal tersebut diwujudkan melalui Pekan Pembelajaran Fathul Kutub Turots yang diikuti Santri Akhir KMI 2027 Al-Akhyaar Generation Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul.

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan, mulai Jumat malam hingga Kamis pagi, 2–8 Oktober 2026, ini menjadi ruang bagi para santri untuk memperdalam kemampuan membaca, memahami, dan mendiskusikan kitab-kitab turats atau kitab kuning.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Fahmi, S.Fil.I., MS selaku Pengasuh Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Setelah pembukaan, para santri mendapatkan pembekalan empat materi utama yang menjadi fokus dalam kegiatan Fathul Kutub. Keempat materi tersebut meliputi Fiqh yang disampaikan oleh Al-Ustadz Dr. Ahmad Oking Setia Priyatna, M.Ag, Aqidah/Tauhid oleh Al-Ustadz Marju’in Fahmi, M.Pd, Tafsir oleh Al-Ustadz Yudi Willi Tama, M.Pd, serta Hadits oleh Al-Ustadz Syarifuddin Husni, BA.

Usai pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan Bahsul Masail dalam kelompok masing-masing. Dengan didampingi para asatidz pembimbing, santri mencari berbagai permasalahan kontemporer melalui buku dan kitab kuning yang telah disediakan. Hasil pencarian tersebut kemudian dikaji dan dicatat dalam buku tulis, meliputi inti sari pembahasan, mufradat, serta uraian materi. Selanjutnya, setiap kelompok mendiskusikan empat bidang kajian, yaitu Hadits, Tafsir, Aqidah, dan Fiqh, dengan menggunakan bahasa Arab dan didampingi oleh tiga ustadz pembimbing di setiap kelompok.

Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan santri dalam memahami kitab turats, tetapi juga mendorong mereka untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat, serta membahas persoalan keislaman dengan menggunakan bahasa Arab secara aktif.

Sebagai penutup, masing-masing santri menuliskan pesan dan kesan dalam bahasa Arab sebagai bentuk refleksi terhadap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan. Pekan Pembelajaran Fathul Kutub Turots kemudian resmi ditutup pada Kamis, 8 Oktober 2026, oleh Al-Ustadz Achmad Said Arwani, M.Ag.

Melalui kegiatan ini, Santri Akhir KMI 2027 Al-Akhyaar Generation diharapkan semakin siap menjadi generasi yang memiliki kedalaman ilmu, kemampuan mengkaji khazanah Islam, serta keterampilan dalam menghadapi berbagai persoalan dengan berlandaskan sumber-sumber keilmuan yang terpercaya.

Berita Terbaru

Related Articles