
Ar-Ridho — Jum’at (27/03) Suasana pondok yang biasanya ramai, berubah lebih tenang selama libur Ramadhan 1447 H. Namun di balik sunyinya liburan, semangat pengabdian justru tetap menyala dari para santri kelas 5 KMI yang menjalani masa mukimin di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul.
Kegiatan mukimin ini berlangsung selama 20 hari, mulai Sabtu hingga Jum’at, 07–27 Maret 2026, dengan jumlah 70 santri yang diwajibkan tetap tinggal di pondok. Mereka bukan sekadar menetap, tetapi mengambil peran penting dalam menjaga kehidupan pondok tetap berjalan dengan baik.

Selama masa tersebut, para santri aktif membantu berbagai kebutuhan pondok, mulai dari menjaga kebersihan, kerapian lingkungan, hingga turut serta dalam menjaga keamanan. Tidak hanya itu, mereka juga menjalankan berbagai program kerja Organisasi Pelajar Pondok Ar-Ridho (OPPAR) sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga aktivitas organisasi tetap berjalan meski dalam suasana liburan.
Semangat kebersamaan dan tanggung jawab menjadi nilai utama yang tampak dalam keseharian mereka. Di saat sebagian santri menikmati waktu bersama keluarga di rumah, para santri mukimin justru menjadikan pondok sebagai ladang pengabdian dan pembelajaran nyata.

Puncaknya, para santri mukimin juga melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H bersama di lingkungan pondok dengan penuh khidmat. Momen tersebut menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kekeluargaan tetap terjaga, meskipun jauh dari keluarga.
Usai Hari Raya, mereka kembali melanjutkan tugas dengan mempersiapkan penyambutan kedatangan santri pasca libur Ramadhan. Mulai dari penataan lingkungan hingga kesiapan fasilitas, semuanya dipersiapkan dengan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan mukimin ini, santri kelas 5 KMI tidak hanya belajar tentang kedisiplinan dan kepemimpinan, tetapi juga makna pengabdian yang sesungguhnya bahwa di balik sunyi, terdapat semangat yang terus menyala demi kemajuan pondok.
