Hangatnya Ramadhan, Indahnya Kebersamaan: Ar-Ridho Sentul Gelar Buka Puasa Bersama 2025

Ar-Ridho – Sabtu sore (15/03) menjadi hari yang penuh berkah dan kebersamaan di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Seluruh keluarga besar pondok mulai dari para santri, asatidz, tokoh masyarakat hingga para wali santri berkumpul dalam satu momen hangat dan istimewa yaitu Buka Puasa Bersama Ramadhan 2025.

Acara yang berlangsung khidmat ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan, tetapi juga sarat dengan ilmu dan motivasi. Mengawali rangkaian kegiatan, seluruh hadirin disuguhkan syahdunya lantunan hadroh, kemudian dilanjutkan tausiyah penuh inspirasi dari Al-Ustadz Hendro Hisbiyantoro, M.S. yang hadir sebagai penceramah utama. Dengan tema “Santri Harus Hebat di Bulan Suci Ramadhan”, beliau menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang peran santri dalam memaknai Ramadhan secara utuh dan bermakna.

Dalam ceramahnya, Ustadz Hendro menekankan bahwa santri harus mampu menjadikan Ramadhan sebagai momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan memperbanyak ibadah. Ia menyampaikan bahwa anak pondok sering kali “tak terasa Ramadhan-nya” karena sibuk dengan Al-Qur’an dan kegiatan positif lainnya, berbeda dengan kebanyakan anak di luar yang justru tak terasa Ramadhan-nya karena sibuk dengan gadget.

Beliau juga menuturkan bahwa segala bentuk kebaikan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya. Maka, santri harus memanfaatkan momen ini untuk berpegang teguh pada Al-Qur’an, sebagaimana Rasulullah ﷺ yang setiap Ramadhan memperdalam Al-Qur’an bersama Jibril.

Salah satu poin penting yang beliau sampaikan adalah keistimewaan Al-Qur’an sebagai mukjizat yang tak tertandingi. Al-Qur’an bahkan melemahkan syair-syair jahiliyah yang paling indah sekalipun, dan tak satu pun penyair zaman dahulu mampu menandinginya meski hanya satu ayat. Maka, jika ingin menjadi santri hebat, kata beliau, “Berpegang teguhlah kepada Al-Qur’an!”

Beliau juga mengingatkan bahwa tidak ada satu pun ayat dalam Al-Qur’an yang tidak adil, semuanya penuh hikmah dan keadilan yang menyeluruh. Beliau menutup dengan refleksi sosial, bahwa Indonesia patut bersyukur karena mampu hidup rukun dalam keberagaman, tidak seperti beberapa negara lain yang justru dilanda konflik antar suku.

Setelah tausiyah, seluruh hadirin bersama-sama menikmati hidangan buka puasa dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan akrab. Wajah-wajah penuh senyum menghiasi ruang makan, menambah kesan mendalam bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tapi juga menyatukan hati dalam cinta dan ukhuwah.

Buka Puasa Bersama 2025 di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi menjadi titik temu antara ilmu, iman, dan kebersamaan. Semoga kebersamaan ini terus tumbuh, dan para santri semakin kuat dalam menapaki jalan ilmu dan takwa.

Berita Terbaru

Related Articles

Perlu Bantuan?