
Ar-Ridho – Kamis (08/05) menjadi hari yang penuh berkah dan kebahagiaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Kedatangan dua sosok istimewa, yakni KH. Saepul Anwar, M.Pd dan Dr. Riza Ashari, M.Pd yang merupakan guru-guru senior dari Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi momen istimewa yang tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga mengalirkan lautan hikmah dan keteladanan.
Kegiatan silaturrahim ini diawali dengan pertemuan khusus bersama Bapak Pimpinan PPM Ar-Ridho Sentul, KH. Ir. Hudori, MSc, beserta jajaran tim pimpinan lainnya. Dalam suasana hangat dan penuh rasa hormat, perbincangan berlangsung khidmat, membahas tentang pendidikan, perjuangan pesantren, serta semangat membangun generasi muda Islam di tengah tantangan zaman.

Setelah pertemuan pimpinan, acara dilanjutkan dengan tausiyah dan nasihat di hadapan seluruh santri, yang dilaksanakan di Masjid Jami’ lantai 1. Dalam momen ini, baik KH. Saepul Anwar maupun Dr. Riza Ashari menyampaikan pesan-pesan penting tentang keikhlasan dalam menuntut ilmu, kesungguhan dalam berjuang, dan pentingnya menjaga adab sebagai santri. Para santri menyimak dengan penuh perhatian dan rasa takzim, menyadari bahwa yang berdiri di hadapan mereka adalah dua tokoh yang telah lama mengabdi dalam dunia tarbiyah dan kepondokan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama, sebagai dokumentasi ukhuwah dan kenangan indah atas kunjungan yang sangat berarti tersebut. Namun kehangatan belum usai, karena setelahnya, kedua tamu kehormatan tersebut diajak langsung oleh KH. Ir. Hudori, MSc untuk berkeliling melihat area pondok dari asrama, gedung-gedung belajar, hingga fasilitas penunjang pendidikan lainnya. Kesan kekeluargaan dan kebanggaan pun terlihat dari raut wajah para tamu yang menyaksikan perkembangan dan semangat pondok dalam membina generasi.

Kunjungan ini bukan hanya mempertemukan para tokoh pesantren, namun juga menjadi sumber semangat baru bagi seluruh santri dan keluarga besar PPM Ar-Ridho Sentul. Silaturrahim yang memperkuat jaringan keilmuan, meneguhkan visi perjuangan, dan memperdalam cinta pada dunia pendidikan Islam.
Semoga ilmu yang mengalir hari itu menjadi pelita, dan ukhuwah yang terjalin menjadi kekuatan menuju kejayaan pendidikan pesantren.

