
Ar-Ridho – Senin malam (21/07) Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul kembali menggelar Tengko Disiplin Pengasuhan Santri, sebuah agenda rutin yang menjadi tulang punggung tertib kehidupan santri. Kegiatan ini berlangsung serentak di berbagai lokasi sesuai pembagian kelas masing-masing, mulai dari Masjid, Gedung KH. Asmuni (GKHA), Madinah, Aula, hingga depan Kantor Staf Pengasuhan Santri.

Suasana malam itu terasa penuh keseriusan. Santri lama duduk memperhatikan dengan seksama, mengulang kembali kaidah-kaidah kedisiplinan pondok yang telah menjadi tradisi. Sementara itu, santri baru mendapat penjelasan mendalam mengenai disiplin 24 jam di pondok, aturan yang mengatur seluruh aspek kehidupan mereka, mulai dari ibadah, belajar, kegiatan harian, hingga tata krama pergaulan.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh jajaran Staf Pengasuhan Santri bersama para pembimbing kelas. Mereka menekankan bahwa disiplin bukan sekadar aturan kaku, melainkan sarana membentuk karakter, melatih tanggung jawab, dan membiasakan hidup tertib. Dengan gaya penyampaian yang tegas namun membangun, para pembimbing mengajak santri untuk menjadikan kedisiplinan sebagai bagian dari kepribadian, bukan sekadar kewajiban.

Tengko malam itu menjadi momen penting, khususnya bagi santri baru, untuk memahami bahwa kehidupan di pondok adalah sebuah latihan hidup nyata—di mana waktu, sikap, dan tindakan memiliki aturan yang jelas. Sementara bagi santri lama, ini adalah pengingat untuk terus menjaga komitmen terhadap nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di pondok.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh santri semakin memahami bahwa kedisiplinan adalah pondasi utama untuk meraih keberhasilan, baik di pondok maupun di kehidupan setelahnya.

