
Ar-Ridho – Senin pagi (21/07) Masjid Lantai 1 Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul dipenuhi suasana antusias. Seluruh santri berkumpul untuk mengikuti ajang demokrasi internal yaitu pemilihan umum Ketua Panitia Khutbatu-l-‘Arsy (KA) dan Panggung Gembira (PG) 2025. Momen ini menjadi bagian penting dalam persiapan dua acara terbesar tahunan pondok, yang menjadi kebanggaan sekaligus sarana pembuktian kreativitas santri.
Pemilihan ini diikuti oleh kandidat terpilih yang semuanya berasal dari Santri Akhir KMI 2026. Acara dipandu oleh Al-Ustadz Fadhilah Akbar Adyana Tsani, S.Pd, selaku panitia Panggung Gembira sekaligus Jenderal Pembimbing Santri Akhir KMI 2025. Dengan penuh wibawa dan semangat, beliau memberikan pengarahan tentang peran strategis KA dan PG serta tanggung jawab besar yang akan dipikul oleh ketua panitia terpilih.

Setelah pengarahan, enam kandidat dipanggil satu per satu ke hadapan seluruh santri. Mereka memaparkan visi dan misi masing-masing, mulai dari gagasan inovatif untuk memeriahkan acara, strategi koordinasi tim, hingga rencana menjaga kekompakan seluruh panitia. Presentasi mereka memancing sorak, tepuk tangan, bahkan teriakan dukungan dari rekan-rekan santri yang hadir.
Selesai mendengarkan seluruh paparan, proses pemungutan suara dimulai. Satu per satu, santri maju ke depan untuk memberikan suara mereka, memilih siapa yang dianggap paling layak memimpin panitia KA dan PG tahun ini. Suasana hangat, penuh sportivitas, sekaligus tegang terasa hingga akhir.

Pemilihan ini bukan hanya tentang memilih ketua, tetapi juga menjadi sarana pendidikan demokrasi, melatih kepemimpinan, dan mengasah rasa tanggung jawab. Siapa pun yang terpilih nantinya, mereka akan memegang amanah besar untuk mengorkestrasi dua momen bersejarah pondok, yang menjadi puncak kreativitas dan kebersamaan santri.

