
Ar-Ridho – Ahad (17/08) Setelah khidmatnya upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, suasana lapangan Madinah Utama Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul kembali dipenuhi sorak sorai dan gelak tawa santri. Tepat pukul 09.30 WIB, rangkaian perlombaan khas 17 Agustusan resmi dimulai, menghadirkan keceriaan sekaligus semangat persatuan di antara para peserta.
Berbagai lomba menarik digelar, mulai dari lomba makan kerupuk yang menguji kesabaran, permainan enggrang yang menantang keseimbangan, hingga bola ikat kaki yang memerlukan kekompakan. Tak kalah seru, lomba “ninja warrior” dengan rintangan unik juga memicu adrenalin peserta sekaligus menghibur para penonton.

Riuh rendah sorakan terdengar dari seluruh penjuru lapangan, memberikan semangat tambahan bagi setiap peserta yang berlomba dengan penuh antusias. Gelak tawa pun pecah ketika ada yang terjatuh saat bermain enggrang atau susah payah mengunyah kerupuk yang bergoyang tertiup angin.

Lebih dari sekadar hiburan, lomba 17 Agustusan ini menjadi wadah kebersamaan, gotong royong, serta wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan bangsa. Semangat sportivitas dan persaudaraan tampak nyata di wajah-wajah gembira para santri dan guru yang turut hadir.
Dengan berakhirnya lomba ini, semangat kemerdekaan tidak hanya terasa dalam upacara, tetapi juga dalam keceriaan sederhana yang membangun kekompakan dan rasa cinta tanah air.

