
Ar-Ridho – Rabu (07/01), Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul kembali menggelar agenda penting dalam rangka pembinaan dan regenerasi kepemimpinan santri melalui Pemilihan Kandidat Ketua OPPAR Utusan Konsulat Periode 2026–2027. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan santri dari berbagai konsulat.
Pemilihan ini menjadi tahap awal dalam proses seleksi calon pemimpin Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Ar-Ridho (OPPAR). Adapun konsulat yang berpartisipasi meliputi Bogor, Jakarta, Depok, Bekasi, Gunung Putri, dan Nusantara. Masing-masing konsulat diberikan amanah untuk memilih dua kandidat terbaik sebagai utusan konsulat.

Seluruh kandidat yang terpilih dari setiap konsulat kemudian diajukan kepada Staf Pengasuhan Santri sebagai 12 besar kandidat Ketua OPPAR. Tahapan ini menjadi ajang pembuktian kualitas kepemimpinan, kedewasaan sikap, serta kesiapan santri dalam mengemban amanah organisasi.
Selanjutnya, Staf Pengasuhan Santri akan melakukan seleksi lanjutan guna menyaring enam kandidat besar yang dinilai paling layak untuk melaju sebagai calon Ketua OPPAR Periode 2026–2027. Proses seleksi ini dilaksanakan secara objektif dengan mempertimbangkan integritas, kemampuan manajerial, serta keteladanan para kandidat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir sosok pemimpin santri yang tidak hanya cakap dalam berorganisasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam akhlak, disiplin, dan tanggung jawab. Pemilihan ini sekaligus menjadi wujud komitmen pondok dalam menyiapkan kader pemimpin masa depan yang berjiwa amanah dan berwawasan luas.

