
Ar-Ridho – Rabu (21/01), Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul kembali melaksanakan agenda tahunan organisasi santri berupa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Organisasi Pelajar Pondok Ar-Ridho (OPPAR) IX Periode 2025–2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu, 20–21 Januari 2026, bertempat di Masjid Jami’ Lantai 1 dengan suasana tertib dan penuh khidmat.
LPJ OPPAR merupakan kegiatan wajib tahunan yang menjadi penutup masa bakti kepengurusan sekaligus sarana evaluasi kinerja organisasi. Dalam forum ini, seluruh bagian-bagian OPPAR menyampaikan laporan secara rinci terkait pelaksanaan program kerja, baik yang telah terlaksana maupun yang belum dapat direalisasikan selama satu periode kepengurusan.

Kegiatan pembacaan LPJ ini dibuka secara resmi oleh Al-Ustadz M. Syifaatul Karim, S.I.Kom, selaku Staf Pengasuhan Santri. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sikap tanggung jawab, transparansi, dan kejujuran dalam berorganisasi sebagai bagian dari proses pendidikan kepemimpinan santri.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan LPJ oleh masing-masing bagian OPPAR secara bergiliran. Setiap laporan disampaikan secara sistematis, mencakup perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, kendala yang dihadapi, serta evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Menariknya, kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh santri dan asatidz Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Pelaksanaannya dibagi dalam dua sesi, pagi dan malam hari, sehingga seluruh elemen pondok dapat mengikuti jalannya evaluasi organisasi dengan maksimal.
Dengan terlaksananya LPJ OPPAR IX ini, diharapkan menjadi cerminan akhir masa bakti yang penuh dedikasi, sekaligus menjadi pijakan awal bagi proses regenerasi kepemimpinan santri menuju periode berikutnya yang lebih baik, tertata, dan progresif.

