
Ar-Ridho — Senin (22/09) Suasana Masjid lantai 2 Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul pada Senin malam dipenuhi semangat dan antusiasme para santri. Dengan tema “Speak Up, Santri!”, kegiatan Pembukaan Latihan Pidato resmi digelar sebagai salah satu agenda ekstrakurikuler wajib di lingkungan pondok.
Latihan pidato ini menjadi salah satu program unggulan yang rutin dilaksanakan untuk membentuk karakter santri yang berani, percaya diri, dan mampu berbicara di depan umum dengan penuh adab dan ilmu. Tak hanya sekadar berbicara, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan public speaking skill para santri agar kelak siap menjadi “singa podium” yang tangguh di berbagai kesempatan.

Yang menarik, latihan pidato di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul dilaksanakan dengan menggunakan tiga bahasa, yaitu Arab, Inggris, dan Indonesia. Hal ini sekaligus menjadi ciri khas pendidikan di Ar-Ridho Sentul yang menekankan keseimbangan antara kemampuan berbahasa, kecerdasan intelektual, dan ketajaman spiritual.
Dalam sambutannya, salah satu pembimbing menyampaikan bahwa latihan pidato bukan hanya ajang unjuk kemampuan berbicara, melainkan sarana pembentukan mental dan kepemimpinan. “Santri Ar-Ridho Sentul harus mampu menyampaikan kebenaran dengan lisan yang fasih dan hati yang tulus. Dari mimbar inilah lahir generasi pemimpin umat yang berani berbicara dengan hikmah,” ujarnya.

Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat namun penuh semangat, ditandai dengan penampilan pidato perdana dari perwakilan santri dalam tiga bahasa. Riuh tepuk tangan santri lain menjadi bukti bahwa semangat Speak Up benar-benar menggema di seluruh penjuru masjid lantai dua malam itu.
Dengan dimulainya latihan pidato tahun ini, Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak santri yang berilmu, berani, dan beradab dan siap menjadi pelita umat melalui kekuatan kata dan keindahan dakwah.
